Monday, April 19, 2010

EMPAT BAIT PERGI | Biografi Kehilangan


EMPAT BAIT PERGI
Dina Oktaviani

pergilah
banting pintu seperti biasa
dan biarkan rumah tak bergetar sedikit juga

bernyanyilah, atau minum
di ujung gang itu selalu ada gardu
dan tiga arah untuk berseteru
di sakumu telah kusisipkan cinta dengan sengaja
untuk kaumakan atau tukarkan dengan ketololan

sebentar lagi langit melepas baju
dini hari berlalu
dan bekas sepatumu
riap di udara yang wagu

tapi kau masih juga di pekarangan
tak jelas menanam apa
dan tak pernah tahu yang kukerjakan
di dalam


kumpulan puisi bangkai tanjungkarang ( book : Biografi Kehilangan)
Dina Oktaviani

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul EMPAT BAIT PERGI | Biografi Kehilangan dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul EMPAT BAIT PERGI | Biografi Kehilangan ini dengan url http://www.karyapuisi.com/2010/04/empat-bait-pergi.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul EMPAT BAIT PERGI | Biografi Kehilangan Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya EMPAT BAIT PERGI | Biografi Kehilangan salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading

Recent Posts

 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 -1014 Karya Puisi |