Monday, May 17, 2010

Syair Malam | Ari Saptaji


Syair Malam
Ari Saptaji

saat engkau memejamkan mata, kekasih
jangan kaututup tingkap mimpimu
sebab aku akan menaburkan bebungaan
dan meniupkan wewangian dari langit

aku akan turun dari rembulan
meniti cahayanya yang hening

dan apabila gerai rambutmu berdesir
akan kusematkan jejak di punggung bukit

kita sepakat mencari mata air, bukan?
kita akan menampung: embun demi embun
di bilah rumput yang menggigil

kita akan masuk ke dalam hutan
dan menggeliat
karena bau lumut yang memabukkan

engkau mendesakku menjejak di bukit
aku membujukmu membubung ke langit

: ketika fajar pecah, kita berdarah-darah

dan seandainya engkau terjaga, kekasih
temukan gairahku
di berkas bening cahya mentari!

jogja, 2006

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Syair Malam | Ari Saptaji dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Syair Malam | Ari Saptaji ini dengan url http://www.karyapuisi.com/2010/05/syair-malam.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Syair Malam | Ari Saptaji Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Syair Malam | Ari Saptaji salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading

Random Posts

 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 -1014 Karya Puisi |