Monday, January 21, 2013

Puisi Musim "Cinta Ibarat Bunga Merekah Indah" | Sitok Srengenge


Musim
Sitok Srengenge

Tak pernah henti cinta mencintai
sampai usai tak letih silih mengisi
Dulu
sebelum menyatu
aku bergelar lapar
kau bernama dahaga
Sama-sama baru tiba dari hampa
Lalu
dibimbing waktu
aku melahapmu
kau meregukku
Sejak itu kita bukan lagi yang sediakala
Betapa perkasa cinta
Ia jelmakan kita jadi manusia
Kuhasratkan kau rebah di tanah
sebab aku petani yang tabah
setia membajak dan mencangkulimu
memupuk dan mengairimu
Hingga kau bunting
melahirkan nasi ribuan piring
Kadangkala aku pekerja pabrik gula
merawat ladang tebu
atau menjaga gerak mesin gilingmu
Agar tak cuma aku
tapi semua yang dekat kita
tetap bisa menikmati manismu
Dalam dambaku kau seindah musim basah
selalu murung dan menangis
setiap kausaksikan kawanan burung
meninggalkan hutan tropis yang hampir habis
Kubuka sawah dan kebun
menadah gairah yang rimbun
sebelum kau berpaling sebagai musim kering
membuatku gering rindu peluhmu
Aku bergantung padamu
Tak perlu kuminta kau jadi yang kumau
sudah itu layu lalu luruh demi buah
Petani dan musim
tak terpisah

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Musim "Cinta Ibarat Bunga Merekah Indah" | Sitok Srengenge dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Musim "Cinta Ibarat Bunga Merekah Indah" | Sitok Srengenge ini dengan url http://www.karyapuisi.com/2013/01/puisi-musim-cinta-ibarat-bunga-merekah.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Musim "Cinta Ibarat Bunga Merekah Indah" | Sitok Srengenge Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Musim "Cinta Ibarat Bunga Merekah Indah" | Sitok Srengenge salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading

Recent Posts

 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 -1014 Karya Puisi |